Alamat: Ds. Bulus, Kec. Gebang, Kab. Purworejo, Jawa Tengah 54191

Buka : 7.00am - 3.00pm

Jumat - Libur

Berita, Sabtu, 23 November 2019

Sandola FC Juara; Awal Kebangkitan

By Admin - 0 comments 143

Kamis, 14 November 2019 Klub Sandola dari Pondok Pesantrean Al-Iman Bulus berhasil meraih juara 1 dalam pertandingan Liga Santri yang diikuti oleh 16 klub sepak bola dari berbagai pondok pesantren di wilayah eks Karisidenan Kedu.  Pertandingan tersebut digelar di Stadion Bumi Phala Temanggung serta secara mandiri dimotori oleh Ponpes Darul Mutaqin.

           Sebelum menyabet juara, dalam babak awal Sandola FC berhadapan dengan Tim Bambu Runcing Temanggung dengan skor 4:0 , yaitu 2 gol  dari Affan Labib  Mabruri, 1 gol dari Fuadul Aufa, dan  1 gol dari Ahmad Hanafi. Kemudian maju ke babak perempat final, Sandola FC melawan tim dari Sunan Plumbong. Walaupun terjadi perlawanan sengit dari tim lawan, Sandola FC berhasil menang dengan skor 2:1 melalui tendangan Affan Labib  Mabruri dan Ahmad Hanafi. Selanjutnya di babak semifinal Sandola FC melawan Tim Sabililah dari Wonosobo yang tahun 2016 menyabet juara 1 Liga Santri Nasional. Kendati lawan begitu tangguh, Sandola FC berhasil unggul dengan skor 2:0 berkat tendangan Ahmad Hanafi dan Fuadul Aufa. Lalu di babak final Al-Iman berhadapan dengan Pondok Al-As’ariyah Kaliberer Wonosobo. Kemudian karena tim dari Pondok Al-As’ariyah Kaliberer Wonosobo melakukan pelanggaran, Sandola Fc dinyatakan lolos sebagai juara 1 Liga Santri.

             Hari itu menjadi hari yang membahagiakan bagi Sandola FC. Pasalnya dalam dunia persepakbolaan Pondok Al-Iman, hari itu baru pertama kalinya Sandola berhasil meraih juara 1. Hal ini dituturkan oleh asisten pelatih, Nur Rahmat.

            “Sebelumnya Sandola sudah biasa mendapatkan juara. Namun hanya juara 2, 3, dan rener up. Baru kali ini Sandola berhasil meraih juara 1”

            Dalam permainannya, Sandola FC yang dilatih oleh Mustofa Gholazi menggunakan formasi 4-3-3. Menurut Rahmat, formasi tersebut adalah formasi terbaik karena efektif untuk bertahan dan melawan. Selain itu, fprmasi tersebut dinilai bisa membuat pemain menyeimbangkan lapangan depan dan belakang.

            Meski sudah berhasil mendapatkan juara 1 serta mendapatkan uang binaan Rp3.000.000,00 dan trofi kejuaran, Mustofa Gholazi dan Rahmat berharap Sandola FC tetap membumi dan bisa mempertahankan perstasinya. Selain itu, mereka menuturkan bahwa kejuaran ini menjadi titik awal kebangkitan Sandola FC.(AM)

Komentar (0)

Beri Komentar